Tips Melahirkan Secara Alami (Kisah Bunda Anita).
B : Bidan
N : Narasumber
1.18 – 2.18 (Pengecekan Detak Jantung Bayi)
B : Ini kan stabilnya 140-an, 145 ya saat ini, ini normal. Jadi tandanya meskipun kita tidak melihat dia disini, terdengar suara jantung yang stabil seperti kuda, oke berarti bayinya sehat.
2.23 – 3.97 (Keinginan Melahirkan Dirumah)
N : Pertama kali karena, kalau ingin nya gak meninggalkan anak-anak di rumah sakit. Karena waktu lahiran anak pertama, sempat sebenarnya sedih si gak walaupun ada neneknya cuma kepikiran gitu. Kalau dirumah kan anak-anak gak kemana-mana, neneknya juga bisa nemenin. Terus kaya nya lebih nyaman gitu dirumah karena bisa melakukan aktivitas sehari-hari dirumah. Ternyata memang lebih nyaman dirumah bisa menjalankan shalat, menyiapkan anak-anak, menyiapkan mengaji. Mungkin gak seperti itu, gak mungkin sefleksibel itu.
Awal-awal ya dulu, liat di artikel mungkin ya, tentang gentle birth pertama. Habis, habis itu baru deh liat di youtube juga. Ternyata bisa ya gitu loh melahirkan di rumah. Apa yo wes ya melahirkan dirumah sudah pengen, sudah jadi ya inshaAllah kalau tiada kendala ingin melahirkan dirumah. Dengan bidan-bidan yang sama.
Sebenarnya sama saja, cuma mungkin lebih ke psikologis aja mungkin karena sudah mengalami perbedaan dirumah, jadi mungkin lebih harus, lebih tenang dari sebelumnya.
3.98 – 5.39 (Pengalaman Kelahiran Anak Pertama dan Kedua).
N : Berkesan nya melahir, berkesan melahirkan di rumah itu ya lebih nyaman, lebih gak ada trauma. Jadi mengikuti semua proses dari awal jaga hipertensi. Dan dialami dari pembukaan awal yang mungkin sampai berhari-hari sampai melahirkan itu. hhmm.. apa di ikuti tanpa ada rangsangan atau induksi.
Anak pertama gak yang D, anak kedua yang D. Tapi saya merasa itu gagal karena, waktu itu bayinya nangis, nangis nya ya jadi gak, gak berusaha untuk mencari puting atau merangkak cari susu itu gak gak sampai payudara. Yang, yang ketiga ini mungkin lebih, lebih tenang. Jadi bisa merangkak nyampe hmm… nyampe ketemu puting nya sampai payudara menyusu. Dan waktu apa namanya, plasenta nya keluar juga perawatan nya itu juga gak ada masalah, jadi talinya juga normal, jadi bisa menggunakan apa metode Lotus Birth. Lebih, lebih cepat juga dari putus pusarnya, karena biasanya anak pertama anak kedua pasti lebih dari seminggu, ini cuma 5 hari sudah, sudah putus tali pusarnya.
5.40 – 7.15 (Persalinan Maryam)
N : Spiritual mungkin terinspirasi dari persalinan Maryam ya, yang ternyata memang seorang wanita tuh memang bisa di takdirkan untuk melahirkan sendiri tanpa bantuan siapa-siapa. Kalau itu Maryam juga melahirkan sendiri hanya di temani malaikat Jibril. Jadi kalau Maryam bisa melahirkan sendiri, InshaAllah wanita-wanita dimana pun juga bisa melahirkan tanpa ada bantuan apa ya, bantuan dari orang lain gitu loh, saudara atau apa.
Karena Allah pasti menciptakan tubuh manusia itu pasti ada, ada maksudnya. Jadi waktu pertama kali merasakan melahirkan itu pasti ada tanda-tanda, jadi kita tidak usah takut akan terjadi hal yang tidak di ingin kan. Jadi ikuti saja dengan apa yang, apa ya hmm… naluri ibu melahirkan tuh diikuti saja pasti. Maksudnya disini tuh, wanita tuh pasti bisa melahirkan secara alami gitu loh jadi tanpa ada intervensi dari orang, tanpa ada intervensi dari pengaruh-pengaruh dari pihak lain. Jadi karena tubuh wan, tubuh wanita tuh pasti di persiapkan untuk bisa melahirkan dari kodratnya dari, dari jalan melahirkan.
7.16 – 8.51 (Perbedaan Anak)
N : Kalau perbedaan nya anaknya itu lebih tenang ya memang saya rasakan ya, gak rewel, gak banyak nangis, ya nangisnya cuma hanya minta minum saja. Tapi tidak, tidak melulu, jadi saya tuh tidak setres, saya gak kena baby blues. Gak banyak nangis dia juga apa menyusui nya juga bisa setiap saat gitu loh. Jadi waktu, waktu dia minta menyusu jadi bisa langsung, karena mungkin di rumah. Kalau di rumah sakit ya belum tentu bisa sebebas dirumah bisa kapan aja ASI-nya.
Orang tua, suami lebih “oh ternyata memang melahirkan di rumah itu lebih, lebih nyaman ya dan istri nya mungkin gak ada trauma”. Lebih, lebih nyantai gitu ke orang tua juga gak repot sekali, harus riwa-riwi ke rumah sakit, ini cuma tinggal di rumah aja.
Pesan yang disampaikan, untuk wanita-wanita yang mungkin diluar sana. Yakinlah gitu loh selama kita berkeyakinan, semua bisa. Kalau ingin melahirkan secara alami, itu pasti bisa gitu. Jadi selama ada tekat itu, selain berdoa sama Allah, selain sudah di takdirkan inshaAllah pasti bisa melahirkan secara alami.